hello, bloggie. lama nggak nge-post. i'm enjoying this holiday too much, until i didn't realize there are only one week left *sigh*
anyway, beberapa hari ini, ada yang mengganggu di pikiran. nothing biggie sih, tapi tetep aja...
jadi gini. kemarin di rumah sempet ada acara keluarga. biasalah, dalam rangka lebaran. sekalian salah seorang sepupu sunat sih. dan seperti biasa, mama nggak lupa ngajakin arya buat dateng.
akhirnya semuanya tau tentang arya. semua kenalan--dan dikenalin. sampai-sampai salah seorang om bercanda 'udah dikenal-kenalin nih, gak boleh putus loh yaa...' cuma bisa senyum aja sih dengernya, sambil berucap amin sebanyak-banyaknya dalam hati #modus
sampai... pikiran ini tersadar.
aku... nggak kenal sama keluarga nya. kecuali mama-papa-mbak mbak-kakak ipar-calon kakak iparnya. itupun kenalnya juga baru-baru aja.
sedangkan dia... udah kenal sama semuanya. bahkan sama pakde-bude yang aku sendiri pun jarang ketemunya. sama sepupu-sepupu juga pada kenal. minus team sepupu gila langenastran sih, tapi kan itu beda cerita... dan beda kota.
sampai-sampai yunda dan frida dengan nggak tau malunya ngerayu buat ngajakin jalan-jalan *tepok jidat*
jadi mikir. apa terlalu awal, buat ngenalin ke keluarga? atau... aku yang nggak pantes buat dikenalin ke keluarganya?
19 years living this world and few experiences of dating, but still have no idea at all about this family-thingy.
he's the first one that i introduced to my whole family.
help me, anyone?
----------------------------------------------------------------------
i decided to edit this post, right after my boyfriend insisted to read this.
he said few things to me after he read this.
some things that, well, made me shed some tears. well i'm a moody person anyway ._.
what i did understand from the things that he said is... all of this, is too soon.
no, i don't blame him. i blame myself.
i shouldn't take this things--our relationship--seriously. too seriously.
maybe i need time. he needs time.
and now... isn't the right time...