Wednesday, December 11, 2013

sampai sekarang masih bingung kenapa di kampus saya tercinta ini arogansi jurusan dan fakultas kuat sekali.
sering menjelek-jelekkan fakultas/jurusan lain, membanding-bandingkan (dalam konteks negatif), dan nggak jarang berujung ke perselisihan, bahkan tawuran.
dan budaya seperti itu sudah mendarah daging, diajarkan sejak ospek.
iya, cinta jurusan atau fakultas itu penting, tapi apakah cinta universitas itu tidak lebih penting?
perilaku arogansi seperti itu justru membuat jarak dan persaingan tidak sehat antar jurusan dan fakultas, dan menyebabkan tidak 'kompak' nya sebuah universitas.
perasaan bangga terbersit saat mengenakan jaket himpunan jurusan atau baju kerja badan eksekutif mahasiswa tingkat fakultas. sementara jas almamater universitas tergeletak berdebu di lemari. lembaga eksekutif mahasiswa tingkat universitas seakan tak berdaya menghadapi badan eksekutif tingkat fakultas yang notabene secara hirarki berada di bawahnya.
ada anggapan bahwa fakultas A lebih superior dibandingkan fakultas B, bahwa mahasiswa fakultas C diolok-olok oleh fakultas D karena ilmu fakultas C dianggap tidak penting dibandingkan fakultas D, hampir setiap pertandingan olahraga antar fakultas diwarnai kerusuhan karena kebetulan kedua finalis berasal dari fakultas yang menganggap dirinya masing-masing lebih baik dari lawannya sehingga mudah terprovokasi, di pemilihan dewan perwakilan mahasiswa banyak calon yang menjelek-jelekkan jurusan atau fakultas lain secara tidak sopan...
apa kalian tidak capek, teman?
kapan kalian sadar kalau semua fakultas dan jurusan di universitas kita ini sejajar dan memiliki ilmu yang sama pentingnya?
apa gunanya ilmu teknik tanpa ilmu ekonomi? apa gunanya ilmu perikanan tanpa ilmu administrasi? apa gunanya ilmu kedokteran tanpa ilmu teknologi informasi?
kita semua saling membutuhkan. kita semua saling dibutuhkan. buang jauh-jauh pikiran sempit tentang egoisme dan arogansi. kalau mengatur dunia kecil kita di kampus saja masih belum mampu, lalu bagaimana nasib dunia yang sebenarnya, yang nantinya akan berada di tangan kita?

No comments:

Post a Comment